Berapa harga yang harus dibayar dari kata terima kasih?

Terima kasih”, sepertinya dua kata ini menjadi momok yang menakutkan dikalangan masyarakat sehingga tak heran jarang sekali masyarakat mau mengatakan dua kata ini. Waduh! Sungguh tak habis pikir, ada apa dengan kata “terima kasih”? Apakah kata itu bisa menurunkan harga diri kita? Apakah kata itu harus dibeli dengan uang? Sekarang coba kalian dihitung, hari ini berapa kali kalian mengucapkan kata “terima kasih”? 50, 30, 20, 5, 1 atau belum diucapkan sama sekali. Atau berapa kali kalian mendapatkan ucapan “terima kasih” hari ini? Jika banyak maka kalian harus merasa malu. Na, pada postingan kali ini saya bakal ngebahas tentang betapa berharganya kata “terima kasih”.

Entah kenapa ya, jarang banget dengar kata “terima kasih” diucapkan orang lain untuk saya. Jangankan orang asing, teman saya sendiri saja jarang ngatain ini. Hmm bukan bermaksud untuk sombong atau riya’ ya, malahan saya sendiri sering banget ngucapin “terima kasih” bukan sama teman saja, orang asingpun pula atau bisa dikatakan ini sudah jadi hukum wajib bagi saya walaupun terkadang masih suka khilaf juga hhehe. Misalnya saja, setiap kali saya diberi sesuatu dan menggunakan jasa dari orang lain baik berubah benda yang berwujud atau tak berwujud seperti saya meminta bantuan, saya pasti ngucapin terima kasih. Setiap kali aku ke warung buat beli snack, nasi dan lain sebagainya, saya tak lupa ngucapin kata terima kasih duluan malahan sering juga kalau orang lain memakai jasa saya, contoh teman saya nanya sesuatu, nyuruh sesuatu dan minta sesuatu sama saya. Saya bakal ngucapin terima kasih karena saya merasa dipercaya oleh mereka. Tapi ironisnya feedback dari mereka terlihat biasa. Contoh ni ya, saya beli snack atau nasi di warung atau teman saya meminta tolong sesuatu sama saya. Setelah itu saya ngucapin terima kasih sama dia. Eh coba apa katanya, cuma “ok” atau “ya” atau sekadar ngangguk-nggangguk. Hellooooo siapa si yang harusnya ngucapin terima kasih, saya atau kamu? Hmm sungguh miskin hati, apa kalian nggak maluan kayak gitu. Seharusnya kita berlomba-lomba buat ngucapin terima kasih, jangan sampe kedahuluan sama orang yang seharusnya lebih berhak mendapatkan terima kasih. Sepertinya lagu dari Clay Aiken berjudul Sorry Seems To Be The Hardest Word harus dirubah menjadi Thank You Seems To Be The Hardest Word.

Emang pada dasarnya kita ingin dihargai, baik statusnya, kelebihan dan kekurangannya, apalagi dihargai atas kebaikan dan jerih payahnya dan ini semua normal. Siapa si yang nggak mau dihargai? Siapun mereka yang meraih penghargaan adalah istimewa dan lebih istimewa lagi mereka yang dengan mudahnya selalu menghargai orang lain. Hal yang harus diingat, menghargai tidak mesti berupa materi karena bisa jadi muncul kesalahpahaman sebagai penghinaan. Kita jangan pernah berpikir semua orang senang dihargai dengan uang, mungkin saja uang mereka lebih banyak dari kalian.

Terima kasih, sebuah ucapan yang simple namun berkesan. Namun sayangnya jarang atau tidak pernah orang mau mengucapkan kata ini pada saat keadaan memungkinkan. Padahal itu bukan kata yang sulit buat diucapkan, waduh dua kata saja sudah berikinan begini apalagi banyak ya hhehe. Ingat “Barangsiapa tidak pandai berterima kasih pada sesama, sama halnya ia tidak berterima kasih pada Allah” dan masih ingatkah dengan potongan Q.S. Ibrahim: 7, “Lain syakartum laaziidannakum” yang artinya “jika kamu pandai bersyukur (berterima kasih) maka pasti Aku (Allah) akan menambah kebajikan untukmu”. Sebenarnya terima kasih adalah sebuah ucapan yang bisa menimbulkan kehangatan dari sebuah penghargaan, ini merupakan sambutan hangat dalam suatu pertemuan, dan ini bisa menimbulkan efek yang luar biasa yang bisa membuat orang lain tertarik pada kita karena sikap positif ini. So, masih berkeras hati buat mematok harga dari kata terima kasih? Ayolah dari sekarang kita belajar buat menghargai jerih payah orang lain. Terima kasih tidak membuat derajat kita jadi rendah malahan orang yang tidak berterima kasihlah yang derajatnya lebih rendah.

About these ads

Satu gagasan untuk “Berapa harga yang harus dibayar dari kata terima kasih?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s