11 Hari Berpetualang di Korea PART#1 (How could I go to Korea?)

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini Korea Selatan (untuk selanjutnya saya sebut Korea saja) sudah menjadi destinasi favorit wisata dunia terutama di Asia. Banyak turis berbondong-bondong untuk mengunjungi negeri nan romantis ini terutama turis wanita. Demam Hallyu atau Korean Wave sudah menuai keberhasilan untuk menarik para wisatawan dunia. Jika diamati, memang sudah seharusnya Korea dikunjungi oleh para wisatawan mancanegara sebelum kehadiran drama Korea dan K-Pop karena patut diakui bahwa banyak tempat-tempat wisata berkelas yang menarik untuk dikunjungi di Korea.

Dan Alhamdulillah saya diberikan kesempatan untuk mengexplore negara ini selama 11 hari dari 8-18 Juli 2012 ke 8 kota di Korea meliputi Seoul, Gapyeong, Nami Island, Busan, Yeosu, Paju, Goyang, Incheon.  Dan saya kesana sendirian tanpa ada teman perjalanan atau bahasa gaulnya dikenal dengan sebutan solo traveler hhaha Walau pada awalnya rada takut dan sempat mengurungkan niat karena jujur ini pertama kali saya melancong ke luar negeri dan berpergian sendiri jadi sudah dipastikan saya tidak mempunyai pengalaman sama sekali untuk di lepas sendiri di negeri orang. Namun rasa takut itu sirna tak kalah keinginan saya untuk mengunjungi negara yang menjadi list teratas negara yang ingin saya kunjungi sudah memuncak jadi no matter what, show must go on … ditambah lagi banyak orang yang menyebut-nyebut Korea sebagai negara yang sangat aman bagi solo traveler karena angka kriminalitas yang rendah and it’s proven!!!

Cukup banyak yang bertanya-tanya sebelum saya berangkat ke Korea, apakah bener saya bakal liburan ke Korea? Kok bisa ke Korea? Benarkah saya bakal solo travel ke Korea? Berapa biaya yang dihabisin buat ke Korea? Ada juga yang beranggapan bahwa saya ke Korea dalam misi pertukaran pelajar hhaha Apapun pertanyaan mereka, semua itu akan terjawab disini. Tulisan ini akan saya bagi dalam beberapa part biar enak dibaca. Untuk part #1 ini, saya akan bercerita bagaimana pada akhirnya saya bisa sampai di Korea. Ntar untuk part selanjutnya saya akan bercerita mengenai persiapan saya sebelum ke Korea, kehilangan $100 di LCCT Malaysia, perjalanan saya hari demi hari selama di Korea, nonton live concert Girl’s Generation dan EXO-K, menginap di rumah orang korea secara gratis, shock nyobain jimjilbang, rincian biaya yang saya keluarkan selama di Korea dan berbagai cerita menarik lainnya seputar petualangan saya di Korea secara lengkap. Saya berharap tulisan ini bisa sangat membantu bagi kalian yang ada niat liburan ke Korea terutama yang ada niat buat melancong tanpa paket tour karena saya juga akan menyisipkan tips dan triks jitu biar liburannya hemat, nyaman dan berkesan.

Langsung saja kita masuk ke part #1 “How could I go to Korea?”

Semua berawal pada awal Desember 2011, saya dikasih tahu oleh salah satu pembaca blog tercinta ini bahwa ada lomba My Korea Winter Story yang diadakan oleh Korea Tourism Organization Indonesia di fanpage mereka. Kalau menang maka akan diberi paket liburan musim dingin di Korea. Caranya mudah, tinggal ceritain pengalaman musim dingin kita namun bagi yang belum merasakan musim dingin cukup membayangkan saja lewat drama Korea nya terus sisipin foto juga. Karena yang ngikut banyak sekali dan rata-rata semua fhoto dan cerita dari para peserta bagus-bagus semua maka saya langsung nyerah tanpa ragu hhehe

Kesempatan emas itu pun saya buang begitu saja namun dari sinilah saya baru sadar seperti kata pepatah banyak jalan menuju Roma, tentunya banyak juga jalan menuju Korea hhaha Inilah yang membuat saya mulai bersemangat untuk memburu paket tour gratis ke Korea walau hanya tiket PP dengan mencari lomba kesana-kemari. Alhamdulillah Allah mempertemukan saya dengan video contest yang diadakan oleh Essilor Indonesia ketika saya iseng-iseng googling dengan keyword “lomba hadiah liburan ke Korea”. Setelah dibaca prosedur lombanya, saya agak nggak yakin bisa menang. Langsung saya klik fanpage facebook Essilor Indonesia dengan maksud untuk menggali informasi lebih banyak. Setelah saya telusuri fanpage tersebut saya bisa  tersenyum lebar sembari berkata “akhirnya ke Korea juga” dengan over confidencenya hhaha Tahu nggak kenapa? Karena pada saat itu baru ada satu peserta saja yang baru mengirimkan videonya padahal perlombaannya sudah berjalan selama sebulan sejak awal Desember 2011 dan akhirnya diperpanjang hingga akhir Februari 2012. Saya yakin kalian akan bilang “Wahhh beruntung banget kamu …” Iya nggak? Hhaha

Jadi ceritaanya Essilor Indonesia mengadakan “Optifog Video Contest” yang berhadiah paket liburan dimana Juara 1 mendapatkan paket liburan ke Eropa senilai 2500 USD, Juara 2 mendapatkan paket liburan ke Australia senilai 1500 USD dan Juara 3 mendapatkan paket liburan ke Korea Selatan senilai 1000 USD. Kemudian ada hadiah dwi mingguan yakni sebuah lensa kaca mata optifog dan voucher frame senilai Rp500.000. Tugasnya susah susah gampang, kita hanya diharuskan membuat video lucu mengenai kejadian seorang pemakai kaca mata yang mengalami peristiwa optifog sehingga kaca matanya berkabut jadi penglihatan menjadi tidak jelas. Ada tiga contoh yang diberikan oleh pihak Essilor Indonesia yang bisa kita tonton di You Tube dan video tersebut di demokan oleh Essilor pusat di Perancis.

Bagian yang tersulit dalam membuat video ini adalah menimbulkan efek kabut pada kaca mata. Saya pikir gampang, saya tinggal panasin air hangat sampai mendidih dan uap airnya saya kipas-kipasin ke lensa kaca mata. Hasilnya berkabut tapi nggak kelihatan jelas kalau itu berkabut ditambah lagi dalam hitungan detik saja kabutnya sudah hilang. Saya coba menguap-uapkan lensa kaca mata dengan hawa dari mulut saya nan harum dan hasilnya berkabut tapi 4 detik kemudian kabutnya  hilang. Saya coba lagi berkendara motor pagi-pagi buta dan hasilnya malah nggak ada kabut sama sekali.

Setelah berbagai cara saya coba, terlintas dipikiran untuk menyerah lagi tetapi saya juga berpikir nggak mungkin saya menyia-nyiakan peluang besar ini. Kemudian saya ambil jalan pintas, saya tutupi lensa kaca mata dengan kertas buram yang biasanya kalau kita ujian semester digunain buat corat-coret dan hasilnya saya tidak bisa melihat total. Ya jelaslah orang ditutupi kertas hhaha Saya sadar betul kalau itu cara yang paling aneh tapi gimana lagi show must go on … Sebelumnya saya mau berterima kasih dulu sama Noufal sebagai cameraman dan Yuk Dini yang sudah mau meminjamkan kamera digitalnya hhehe

Setelah proses perekaman selesai selanjutnya tahap pengeditan video. Pada saat mengedit video, kakak saya melihat kejanggalan pada video itu, mengapa kaca mata saya ditutupi kertas. Wah kakak saya saja tidak bisa dibohongi apalagi jurinya ntar ya haha Saya pun diberikan masukan gimana kalau kaca mata saya dimasukin ke dalam kulkas atau berhubung saya nggak ada kulkas di kostan jadi bisa pake’ batu es. Thanks brother untuk solusinya :D

Keesokan harinya saya coba cara itu dan memang bener kabutnya tahan lama tapi caranya agak merusak lensa kaca mata. Jadi lensa kaca matanya harus ditempelin ke batu es biar efek kabutnya terlihat. Dan Alhamdulillah hasil videonya lumayan bagus daripada sebelumnya hhaha Ohhh iya, video saya bercerita tentang saya yang mengalami peristiwa optifog pada saat membuat teh, saat mau mengambil nasi di magic jar dan saat makan model.

Setelah videonya saya unggah, tugas berikutnya berjuang keras untuk mempromosikan biar mendapatkan banyak views dan likes di youtube karena penilaian utamanya berdasarkan kedua aspek itu selain dari penilaian bagus tidaknya video. Beberapa minggu kemudian mulai bermuculan peserta-peserta baru dengan video yang jauh lebih bagus dari punya saya. Tentunya saya panik dong, ditambah lagi baru muncul saja malah sudah dapet banyak views dan likes. Tapi saya harus tetap semangat jadi selama hampir 2 bulan saya mondar-mandir di warnet untuk promosi. Dan sampai pada akhir lomba terdapat 8 video yang diikutsertakan.

Cara saya mengumpulkan views dan likes bisa dikatakan gokil hhaha tapi saya tidak akan ceritakan karena cukup memalukan dan nggak mau membeberkan rahasia ini karena ini asset saya buat ikut lomba lagi hhehe

Hari pengumuman pun tiba tepatnya di pertengahaan April 2012 dan Alhamdulillah saya mendapatkan juara 3 dan diberikan paket liburan ke Korea Selatan senilai $1000. Saya juga masuk beberapa koran lokal hhaha Nggak hanya itu saja, saya juga menang dwi mingguan dan mendapatkan voucher frame kaca mata senilai Rp500.000 dan lensa optifog seharga Rp750.000. Saya pun diundang buat menghadiri acara penyerahaan hadiah di Jakarta. Setelah acara penyerahaan hadiah selesai, dilanjutkan dengan berdiskusi masalah hadiahnya. Ternyata dan ternyata mereka belum mempersiapkan paket liburan yang dijanjikan bagi para pemenang. Mereka bilang tengah berusaha mencari paket liburan untuk saya seharga $1000 ke Korea Selatan namun sangat sulit untuk mencarinya karena rata-rata $1400. Tapi mereka tetap akan berusaha mencari sesuai dengan uang yang saya dapatkan. Di lain hal mereka juga memberikan opsi untuk saya solo traveler kesana tanpa ikut paket tour karena lebih enak jalan sendirian jadi saya punya banyak uang saku, lebih leluasa mejelajah Korea Selatan dan lebih berkesan. Opsi lainnya saya juga bisa menguangkan hadiah itu tapi harus dipotong 25%. Saya pun dilema dan pada akhirnya saya mengambil keputusan untuk berangkat ke Korea Selatan sebagai solo traveler tanpa paket tour setelah membayangkan betapa serunya kalau saya mondar-mandir di Korea sendiri tanpa seorang guide, pastinya liburan bakal lebih menarik lagi :D Kalau ikut paket tour selain mahal dan durasi liburannya sebentar, liburannya terkesan biasa banget.

About these ads

14 thoughts on “11 Hari Berpetualang di Korea PART#1 (How could I go to Korea?)

  1. mau tanya dong kalo nuker uang lebih baik pas udh dikoreanya apa di indoneesia? boleh bagi dong infonya seputar di korea.biar tau harga harganya

  2. Sama ane jg 21 tahun. Ihkkk sy mantengin terus loh tulisanya seru banget. Emang sya budget traveler cuma belum prnh nyoba CS. Kal gaya hidup ya saya sangat irit dan gak mentingin tmpt wisata. Eh betewe buku yg mengilhami kamu tau ceesan judulnya beneran itu? Mau beli masih ada gak ya.

    • Makasih hhaha

      Berarti ini saatnya kamu mencoba CS, CS is the best la hhehe

      Bagus itu berarti niatnya berbaur dan merasakan hidup ditengah2 org lokal. Saya juga kepingin kayak gitu pas ke Korea lagi dan niatnya 1 bulan full hidup dgn org lokal jd ngk liburan ke tmpt wisata lagi. Someday lah kl ada rezeki …

      Iya judul bukunya itu, masih ada kok, itu kan buku baru pertengahan 2012. Cari saja di gramed banyak stok.

  3. abang keren banget, eh gue udah beli tiket air asia, nah gue pilih selama 40harian gitu disana. bener2 gak tajir dan hanya mungkin bawa $1.000. itu menurut abang gimana. saya juga suka jalan2 dengan biaya murah. cuma korea ini gila aja pikiran saya.

    • Kayaknya mas lebih tua dari saya hhehe saya baru 20th.

      Wah mas puas banget 40 hari, ngk bosen apa hhaha $1000? Hmm tergantung gaya hidupnya ni. Apa mas nggak review dulu ya biaya hidup di Korea mahal atau nggak …

      Untuk masalah makan, rata2 makanan yg ngenyangin 5000-7000 Won. Harga roti ±1000 Won. Harga air mineral botol kecil ±850 Won.

      Untuk transportasi, sekali naik subway atau bus ±1000 Won. Naik bus ke luar kota jarak jauh 20000-35000 Won, jarak menengah 10000-20000 Won dan jarak dekat 3000-10000 Won.

      Untuk penginapan yg paling murah 12000 Won di windroad & flowers guesthouse tapi sayangnya tempat itu nggak nyaman menurut saya. Yang nyaman dan paling murah kisaran 20000 Won.

      Untuk tiket wisata ya bervariasi, jenis temple kisaran 1000-3000 Won, jenis wisata lainnya 5000-15000 Won dan untuk wisata kayak dufan 25000-35000 Won. Tapi banyak juga tempat wisata gratis yg juga ngk kalah keren.

      Jadi Korea itu memang besar biaya hidupnya. Untuk $1000 saya rasa bisa banget hhaha kalau mas nyoba CS, mana makan gratis juga hhehe Kalau semuanya penginapan berbayar, saya rasa masih bisa asal hemat biaya makan, transportasi dan nggak nyoba tempat wisata yang macem”. Nothing is impossible kan? Untuk itu biar tahu pengeluarannya cukup atau nggak ya harus buat itinerary.

      Good luck :)

  4. waaahhh…
    infonya sangat menarik..
    terima kasih sudah memberi saya inspirasi cara untuk saya pergi ke korea selatan..
    saya sudah komen ke postingan facebook anda di “Korea Tourism Organization Indonesia”..
    tapi ternyata pertanyaan saya sudah sebagian terjawab di tulisan anda ini..

    sebelumnya, boleh saya panggil kakak? hehe, maaff..
    kakak, apa ada info tentang lomba2 yg menarik dan berhadiah trip ke korea selatan seperti kakak?
    mohon balasannya..
    terimakasih sebelumnya..

    • Terima kasih, senang kalu menginspirasi dan membantu menjawab pertanyaan kamu :)

      Ada, kamu bisa ikutan event terbaru yang berhadiah paket liburan ke Korea yang diselenggarakan oleh Korea Tourism Organization Indonesia, silahkan cek fanpage nya ya :) paling lambat buat ikutan 23 September 2012, moga menang …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s