Mengatasi Permasalahan Terhadap TKI

Penganiayaan. Hmm … kata ini sepertinya tak mampu lagi dipisahkan dari kehidupan para Tenaga Kerja Indonesia atau yang lebih disingkat TKI. Seperti yang kita ketahui istilah TKI seringkali dikonotasikan dengan pekerja kasar. TKI adalah sebutan bagi warga Negara Indonesia yang bekerja di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Timor-Leste, Papua, dan sebagainya dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima imbalan berupa upah. Mengapa harus ada TKI? Tentu TKI dapat disebut hero bagi devisa negara karena dalam setahun bisa menghasilkan devisa sebesar 60 trilyun rupiah (2006 silam), yups angka yang sangat fantastik dan juga untuk mengurangi tingkat pengangguran serta penduduk yang mulai melonjak di Indonesia. Lantas dibalik keuntungan itu terdapat suatu penderitaan bagi kebanyakan TKI.

Kita sering mendengar berita baik tertulis maupun visual tentang kekerasan yang dialami para TKI dinegeri orang hingga aku saja sudah bosan melihat berita yang membahas tentang penganiayaan TKI. Terkadang aku sendiri berpikir betapa bego’nya para TKI??? Mengapa mereka tak melawan majikannya??? Atau ada apa dengan kedua negara ini (Indonesia dan Negara tempat singgah TKI)??? Tak adakah sistem pengaturan, pemantauan, atau pengamatan terhadap TKI. Hmm … Tentunya kita masih ingat kasus Ceriyati yang sempat menjadi headline news baik di Indonesia maupun Malyasia. Yupz, seorang TKW di Malaysia yang mencoba kabur dari apartemen majikannya. Bayangkan dia berusaha turun dari lantai 15 apartemen karena tidak tahan terhadap siksaan yang dilakukan kepadanya tetapi usaha kurang berhasil karena dia berhenti di lantai 6 dan akhirnya harus ditolong petugas pemadam kebakaran.

So what’s going on about this topic??? Hohoho disini aku akan memberi tips bagi para TKI ataupun TKW yang akan bekerja di negeri orang.

1. Jangan pernah menjadi TKI kalau hanya modal nekat saja. Semuanya harus berbekal ilmu pengetahuan. Maksudnya kita harus mengenal negara tempat kita bekerja misalnya di Singapura, tentunya kita harus tahu adat dan kebiasaan mereka disana. Mungkin mereka tidak suka ketika kita seperti itu atau seperti ini.

2. Kemampuan berbahasa asing. Hmm … mungkin sedikit sekali para TKI mempunyai hal semacam ini tapi setidaknya kita harus ada kemampuan berbahasa asing minimal dasarnya sehingga tidak terjadi misunderstanding. Ini justru yang menyebabkan terjadinya tindakan kekerasan dari majikannya misal disuruh masak malah nyapu, gimana nggak marah mereka???

3. Belajar hubungan dalam menangani manusia. Ini penting untuk membuat hubungan hangat dengan majikan.

4. Obat tidur. What??? Yups setidaknya kita harus berjaga-jaga. Setidaknya ketika mulai mengalami kejanggalan seperti kekerasan. So untuk mempermudah kita kabur tentunya dengan obat ini dan kita harus memperhatikan situasi dan kondisi juga. O iya, jangan sekali-kali mencoba nekat membunuh majikan, itu perbuatan yang sangat bodoh.

Mungkin hanya itu saja yang dapat aku bagi untuk para calon pekerja TKI. So good luck, give the best for your boss.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s