Gagal Perguruan Tinggi, Bukan Akhir Segalanya!

Pengumuman SNMPTN tinggal hitungan jari. Jika dihitung dari post-an tulisanku ini hanya tinggal 10 hari lagi. Hmm perasaan takut, deg-deg an, dan nggak siap pun sudah campur aduk tapi yang jelas kita harus siap untuk menerima hasilnya. Moga saja lulus, amin. Gagal tak masuk perguruan tinggi pilihan? Sedih atau kecewa pasti kita rasakan tapi apakah benar tidak ada jalan lain?

Banyak jalan untuk meraih kesuksesan tanpa harus melalui bangku kuliah lo. Ada sedikit kutipan dari Indayati Oetomo yang membuat aku tergelitik, “SUKSES dalam hidup, termasuk di dunia pendidIkan bukan berarti harus  melewati bangku kuliah.” Benar juga … Na berkaca dari kutipannya, kita dapat mengartikan bahwa ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam menyikapi kegagalan pada siapapun, khususnya lulusan SMA tak bisa melanjut ke PT pilihan (negeri maupun swasta), baik karena alasan akademis maupun finansial. Hal ini mungkin tak bisa dilepaskan dari anggapan sebagian besar masyarakat, bahwa perguruan tinggi bisa menjamin kesuksesan. Padahal bayak lembaga non pendidikan tinggi yang tak kalah baik dengan universitas kok. Bahkan diantarnya  memiliki masa depan yang cukup baik. Menurutku semua tergantung dari masing-masing individu, apakah memiliki mental penakluk terhadap rintangan yang ada (tinggi banget bahasanya hahahaha) tapi bukan menaklukan wanita ya seperti Ariel ^^. Na apabila seseorang gagal masuk di PTN ada beberapa pilihan alternatif yang bisa dipilih yang aku sunting dari sebuah majalah.

1. Kursus/Pelatihan

Begitu banyak kursus/pelatihan yang disediakan, mulai dari kemampuan umum seperti bahasa, akuntasi, kmputer hingga keahlian khusus seperti teknisi dan telekomunikasi. Pendidikan seperti ini hampir tersedia di berbagai kota besar dan kecil di Indonesia.

Keuntungan: Ilmu-ilmu yang diberikan bersifat aplikatif, mudah dicerna karena berorientasi langsung pada praktek, antara 1-6 bulan (atau tergantung kebutuhan). Sedikit berbeda dengan keilmuan PT yang bersifat teori, sehinga cenderung lebih lama. Biaya yang dibutuhkan tentu saja lebih murah.

2. Diploma

Di beberapa universitas baik negeri maupun swasta juga telah membuka program diploma sebagai alternatiif gelar S1 (strata 1). Program diploma pada umumnya terbagi atas 1,2,3 dan Diploma 4(pada beberapa  sekolah tertentu). Seperti halya dengan kursus/pelatihan, ilmu yang diberikan lebih bersifat aplikatif dan praktek terhadap suatu keilmuan yang banyak dibutuhkan di dunia kerja, seperi bahasa, perdagangan, perbankan, dan sebagainya.

Keuntungan: Selain biaya yang lebih murah, setelah lulus, setiap mahasiswa memperoleh sebutan untuk diploma, yaitu Ahli Pratama untuk Diploma 1 dan Ahli Madya untuk Diploma 3. Bahkan di beberapa jenis perkejaan, mahasiswa diploma lebih banyak disukai karena kemampuannya.

3. Sekolah Pengemabangan Kepribadian

Telah lama sekolah pengembangan kepribadian dan komunikasi menjadi pilihan untuk meningkatkan kualitas setiap individu, baik pria maupun wanita dalam menghadapi berbagai tantangan dalam hidup . Baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial baik dunia kerja maupun individu. Salah satunya Jhon Roberts Power . Setelah lulus, setiap siswa tak hanya mampu secara ahli namun memiliki konsep diri yang positif dalam berbagai aspek kehidupan.

Keuntungan: Kompleks! Selain mendapatkan pelatihan tentang pengembangan diri, setiap siswa juga mampu menguasai keilmuan yang dibutuhkan dalam dunia pekerjaan seperti negosiasi, publik speaking, keprotokoleran, MC dan sebagainya. Kemampuan-kemampuan seperti itu tentunya sangat jarang diperoleh dibangku PT. Bahkan ilmu disekolah pengembangan kepribadian juga disesuaikan dengan tuntutan pekerjaan, sehingga siswa menjad lebih siap.

4.Sekolah Keahlian Khusus

Ingin memilki keahlian tata rambut, tata rias wajah atau tata busana? Kemampuan seperti ini kini mulai banyak dilirik sebagai bidang pekerjaan yang menjanjikan keuntungan yan tidak sedikit. Biasanya sekolah keahlian khusus seperti bidang  tata rrias rambut dan wajah diadakan oleh beberapa pengusaha keahlian bidang  tersebut, seperti Rudy Hadisuwarno ataupun Jhony Andrean. Ada juga yang diadakan secara khusus oleh department pendidikan dan kebudayaan bekerja sama dengan instansi terkait.

Keuntungan: Pada umumnya sekolah keahlian khusus ini berafiliasi dengan industri terkait. Tak jarang pula lulusannya diberikan kesempatan untuk langsung mempraktekkan keahlian yang diperolehnya selama menuntut ilmu di perusahaan tempat perusahaan tersebut. Bahkan bagi siswa yang kurang mampu diberikan kesempatan untu melanjutkan sekolah dengan cara membayar dengan pemotongan gaji yang diperoleh.

Na jadi kesuskesan tak hanya bisa diperoleh di bangku PT (gelar kesarjanaan) semata . Hmm walaupun begitu jika memang kalian ngotot ingin masuk PT terutama PTN, ya sudah mengapa tidak mencobanya saja tahun depan. Siapa tahu saja kalian lebih matang dan mendapatkan hasil yang lebih baik.  Amin.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s