SPANYOL Sang Juara Piala Dunia 2010!

What??? Mungkin kalian bakal bilang udah telat cuy bahas tentang PD, kenapa nggak tahun depan aja nulisnya ^^. Hmm sebenarnya pas udah usai PD mau nulis tapi berhubung ada kesempatan ke Palembang, ya udah buruan da  ikut coz mau hunting kaset DVD maklum terhitung tinggal 3 hari lagi pengumuman SNMPTN so kalau lulus (moga saja ya Allah amin ^^) bakal sibuk da ngurus sana-sini plus nge-PUMP.

Pertandingan Final Piala Dunia 2010 ini memiliki susunan pemain sebagai berikut.

Belanda : Maarten Stekelenburg; Gregory van der Wiel, John Heitinga, Joris Mathijsen, Giovanni van Bronckhorst (Edson Braafheid 104); Dirk Kuyt (Eljero Elia 70), Mark van Bommel, Wesley Sneijder, Nigel de Jong (Rafael Van der Vaart 98), Arjen Robben; Robin van Persie
Spanyol : Iker Casillas; Sergio Ramos, Gerard Pique, Carles Puyol, Joan Capdevila; Xabi Alonso (Cesc Fabregas), Xavi, Andres Iniesta, Sergio Busquets; Pedro (Jesus Navas 60), David Villa (Fernando Torres 106)

Penantian yang ditunggu-tunggu kurang lebih 2 bulan untuk mengetahui siapa yang menjadi juara akhirnya tiba pertandingan Piala Dunia 2010 yang berlangung di Afrika Selatan sebagai tuan rumah mencapai klimaks, pertandingan yang berlangsung pada 12 Juli 2010, 01.30 WIB ini menghasilkan sang juara dunia baru dari Benua Eropa, timnas yang memilki julukan El Matador yakni Spanyol berhasil mematahkan beberapa anggapan sekaligus mengukir sejarah baru di PD bahwa timnas asal Eropa mutahil menjadi juara dunia ketika tuan rumah Piala Dunia nya berasal dari luar Eropa but pada Piala Dunia kali ini anggapan itu terbantahkan bahkan yang lolos masuk ke final ini berasal dari tanah Eropa semua, Spanyol dan Belanda. Hmm kasihan dengan timnas baju orange ini yang selalu gagal ketika di Final. Gol krusial dari Andres Iniesta empat menit menjelang babak kedua  pada perpanjangan waktu membawa Spanyol menjadi juara PD 2010 untuk pertama kalinya!

Well pada start awal Spanyol sempat memiliki kesempatan mencetak  gol pertama melalui sundulan Sergio Ramos dan Spanyol masih mengandalkan umpan-umpan pendek one-two yang menjadi andalan timnas Spanyol. Dari segi penguasaan bola di babak pertama pun Spanyol mengungguli Belanda sehingga pantas saja bapak SBY mengatakan demikian. Kalau dilihat Belanda hanya mengandalkan serangan balik dengan mengutamakan Sneijder (T.O.P banget striker satu ini buatku) dan Robben. Hal semacam ini terus berlanjut hingga babak kedua usai, tidak ada perubahan permainan yang menonjol mungkin inilah yang menjadi kesempatan Spanyol membaca taktik permainan Belanda, O iya kipper Iker Casillas bisa dibilang sukses menjadi kipper pantas saja dia dapet awards kipper terbaik PD kali ini.

Jesus Navas menggantikan Pedro di babak kedua, Navas yang selalu melancarkan serangan dari sisi kanan seringkali membuat kerepotan pemain belakang Belanda dan ini merupakan hal positif. Di pertandingan ini juga sering terjadi pelanggaran, banyaknya kartu kuning yang keluar dari kantong wasit, total ada 11 kartu kuning dan 1 kartu merah yang dikeluarkan oleh wasit Howard Webb, paling parah jatuh ke beknya Belanda Heitinga, dia menerima kartu kuning kedua dan berujung ke kartu merah, membuat permainan jadi tidak seimbang. Dan di babak kedua perpanjangan waktu akhirnya Spanyol dapat membuat gol juga, melalui sepakan kaki Iniesta yang lolos dari jebakan offside, Spanyol jadi unggul 1-0 terhadap Belanda. Hingga babak kedua perpanjangan waktu usai skor pun tidak berubah dan Spanyol menjadi juara dunia untuk pertama kalinya. Bravo SPANYOL!

Sebenarnya jauh-jauh hari aku telah memprediksikan bahwa yang bakal masuk final dua timnas asal amerika latin yakni Brazil dan Argentina (ini timnas jagoan ku)  apalagi bukan hanya aku  sendiri saja, banyak orang-orang yang berkata demikian tapi hal itu tidak berpihak pada kenyataan.

Hmm … bila dipikir banyak banget kejutan di PD 2010 ini dimulai dari tim eks-juara dunia yang tangguh harus menerima pil pahit di Piala Dunia kali ini yaitu 2 finalis Piala Dunia sebelumnya (2006) yakni Prancis dan Italia harus cepat-cepat pulang kampung lebih awal, setelah tidak dapat lolos dari fase grup. Selama pertandingan Piala Dunia 2010, tidak lepas dari isu kurangnya kinerja wasit di lapangan (tapi wajar-wajar saja drama seperti ini terjadi untuk mempercantik PD), misal yang sangat mencolok tendangan Frank Lampard ketika Inggris melawan Jerman di babak 16 besar, saat itu bola yang dilepaskan oleh Lampard sebenarnya telah melewati garis gawang (so seharusnya gol) tapi apa boleh dikata, wasit tidak mengesahkan bola tersebut menjadi angka. Kemudian berlanjut di pertandingan Meksiko VS Argentina, bola yang dilepaskan Carlos Tevez yang seharusnya sudah berada dalam posisi offside akhirnya disahkan menjadi angka bagi Argentina.  Selanjutnya kasus gol yang dianulir wasit ketika pertandingan Amerika Serikat VS Slovenia, serta mudahnya wasit mengeluarkan kartu kuning apalagi di pertandingan final kemarin.

Mungkin hanya itu saja yang dapat aku liput. Sekali lagi Bravo SPANYOL, tunggu PD berikutnya (2014) di Brazil, Argentina pasti menang.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s