Saatnya Bangkit Dari Kegagalan

Kegagalan adalah hal yang pastinya ditakutkan setiap orang baik orang—tua-muda, laki-laki-perempuan, besar-kecil, tinggi-pendek, kurus-gemuk, malahan orang yang sudah suksespun masih takut dengan kegagalan. Sebenarnya mengapa kita harus takut dengan kegagalan? Apakah kegagalan adalah sesuatu yang begitu buruk? Hanya orang-orang yang tidak memahami arti kesuksesan yang akan menjawab demikian karena sesungguhnya kegagalan adalah perangkap dari kesuksesan. Kita tidak akan pernah menjadi dewasa dan mengerti rencana Allah jika tidak pernah mengalami kegagalan. Dengan mengalami kegagalan kita jadi tahu mana yang harus diperbaikin, mana yang harus dipertahankan, dan mana yang harus ditingkatkan. Ingat, kesuksesan yang hakiki adalah kesuksesan yang tidak diperoleh dengan cara instan layaknya mie gelas yang siap saji.

Saya yakin setiap orang yang gagal pasti akan putus asa, ujung-ujungnya menjadi malas untuk bertindak, sedih, kecewa, dan rasa hambar lainnya akan menjangkiti diri kita bak virus yang cepat menyebar. Hal inilah yang tengah saya rasakan, baru-baru ini saya harus menerima pil K (baca: kegagalan) lagi sebagai awal pembukaan tahun 2011. Lagi? Ya, ini adalah pil K yang ketiga dalam berjuang mendapatkan beasiswa S-1 ke Korea atau Jepang. Kalau ditanya mengapa saya ngotot mau belajar disana, jawabannya simpel karena harus diakui kiblat pendidikan tinggi dunia bukan hanya berada di Amerika dan Eropa saja, Asia juga punya “jagoannya” sendiri. Jepang dan Korea Selatan, adalah negara di Asia yang terkenal memiliki sistem pendidikan tinggi yang berkualitas dan diakui dunia internasional. Jawaban lainnya karena saya suka dengan budaya Korea dan Jepang, negara yang supermaju dan supermodern namun masih menjunjung adat ketimuran. Lanjut lagi ke pil K, sebenarnya jumlah pil K yang saya telan tak sebanding dengan puluhan bahkan ribuan pil K yang telah ditelan oleh orang-orang yang sukses mendapatkan beasiswa ke LN. Adapun pil K yang sudah saya telan, pil K pertama ketika nyoba beasiswa ke Korea yakni KGSP (Korean Government Scholarship Program) dari NIIED (National Institute of International Education) 2010. Pil K kedua ketika nyoba beasiswa ke Jepang yakni Monbukagakusho. Terakhir Pil K ketiga, nyoba lagi beasiswa ke Korea dengan program yang sama dengan pil K pertama buat 2011. Waduh! Kok bisa gagal lagi ya, padahal sudah berusaha semaksimal mungkin, sampai-sampai sudah bertaruh banyak tenaga, pikiran, dan uang serta tak lupa meminta ridho dari Allah dibandingkan usaha sebelumnya. Hal inilah yang membuat saya terpuruk, jadinya malas untuk beraktivitas, tidak konsentrasi dalam melakukan pekerjaan, murung, ngobrol sama teman saja jadi nggak nyambung, pokoknya bener-bener kalut,dan tak bisa berpikir realistis lagi walaupun alhamdulillah, setidaknya saya harus bersyukur karena lulus seleksi universitasnya atau dengan kata lain sudah diterima di Chonnam Nat’l University setelah serangkaian proses administrasi dan wawancara sehingga saya direkomendasikan ke NIIED yang bakal memilih kandidat terakhirnya, ini bisa jadi awal yang baik. Berikut saya post juga mail ketika saya dinyatakan lulus tahap administrasi,

Hello,
Congratulations!
This is Chonnam National University.
You have passed the document screening committee and will have an interview via phone for final decision.
I will contact you on Dec. 7th between 10AM to 12AM (Eastern time) so please be prepare for your interview.
Please do not miss my call.
Sincerely,
Shinhye Kang
P.S. This email does NOT mean you have been accepted as KGSP scholar.
Kemudian mail ketika saya dinyatakan lulus interview dan direkomendasikan ke NIIED.
Hello,
Congratulations again!
This is Chonnam National University.
You have passed the final screening committee and you have been selected as one of the five applicants from Chonnam National University.
The government will select the final 45 scholars among all of the 237 recommended applicants from all the universities throughout Korea.
You can check the final decision from the website following: http://www.niied.go.kr on January 5th, 2011.
Good luck on your rest of the procedure!🙂
Sincerely,
Shinhye Kang
P.S.  This email does NOT mean you have been accepted as final KGSP scholar.
        You have to be recommended ONLY by Chonnam National University.
       If you are not, your application for KGSP will be canceled autumatically. 

BUT today, saatnya saya bangkit, kalian bangkit, mereka bangkit, dan semua orang harus bangkit dari kegagalan. Kegagalan bukanlah kiamat yang menjadi akhir dari segalanya. Jika kita tetap stuck disini maka life is not going on, secara tidak langsung kita sudah menyerah dan memastikan kegagalan berikutnya. Ini jauh lebih berbahaya daripada kita mencoba dan gagal lagi. Oprah Winfrey pernah mengatakan, “Be thankful for what you have, you’ll end up having more. If you concentrate on what you don’t have, you will never, ever have enough. Coba lihat Thomas Alfa Edison, pada saat menemukan lampu pijar, dia telah mengalami kegagalan sebanyak 9.998 kali. Baru pada percobaannya yang ke-9.999 dia berhasil mencipatakan lampu pijar yang menyala terang. Kita tidak boleh sedih dan putus asa karena itu hanya dialami oleh orang-orang yang tidak mempunyai komitmen untuk sukses.

Orang-orang yang sukses adalah mereka yang dapat merubah segala tantangan, rintangan, dan hambatan dalam hidupnya menjadi sebuah peluang besar untuk meraih kesuksesan. Setiap orang yang sukses di dunia ini pastinya pernah mengalami jatuh bangun dalam hidupnya. Di dalam Al-qur’an dijelaskan, “Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain).” (QS. Al-Insyirah (94): 5-6). Diam hanya akan membuat kita makin terpuruk. Obatnya hanya satu, bertindak dan melanjuti kehidupan dengan membuat rencana-rencana baru yang lebih luar biasa dibandingkan sebelumnya. Ingatlah semua indah pada waktunya, semua sudah direncanakan Allah, mungkin saja jika hari ini kita sukses maka kita akan menemukan kesulitan di kemudian hari. Saya baru menyadari betapa bodohnya ketika saya gagal malah saya mempersiapkan kegagalan berikutnya, ya ketika masa ujian semester rasanya benar-benar hancur. Mengapa saya tidak bangkit secepat yang saya bisa? Jadi ingat kalimat yang sangat inspiratif dari ayahnya Susie Salmon dalam film The Lovely Bones yang baru saya tonton kemarin, “If you start something, you finish it. You don’t stop until you get it right. And if you don’t get it right, you start over again and you keep on going as long as you have to. That’s the way it is. That’s what you do. It’s perfectly normal.” Jadi ketika kita mencoba meraih sebuah impian, jangan berhenti sampai kita benar-benar meraihnya, dan jika kita gagal maka coba lagi, lagi, dan lagi selama kita masih bisa bernafas sehingga apa yang kita impikan dapat diraih. Hmm ada satu lagi kalimat yang tak kalah inspiratif, masih ingat iklan susu Nutrilon yang hampir dua bulan sejak November selalu jadi selingan iklan sampai sekarang.

I want to live my life to the absolute fullest

To open my eyes to be all I can be

To travel roads not taken, to meet faces unknown

To feel the wind, to touch the stars

I promise to discover myself

To stand tall with greatness

To chase down and catch every dream

LIFE IS ADVENTURE

Jadi kita tidak perlu takut untuk bermimpi, jadilah apa yang kita inginkan, railah apa yang kita impikan, walaupun itu tak mudah namun jika kita berusaha maka insyallah impian tersebut akan terasa nyata karena pada dasarnya hidup ini sebuah petualangan dimana setiap orang bertugas menggerakan tokohnya masing-masing.

So come on, stand up, begitu banyak waktu yang telah kita buang. Ayo buatlah rencana-rencana baru yang lebih luar biasa dibandingkan sebelumnya, jangan menyerah, teruslah berusaha, dan mencoba. Masih ingatkan dengan ungkapan “man jadda wa jada”, barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti bisa.

6 thoughts on “Saatnya Bangkit Dari Kegagalan

  1. itu semua dokumen yang di translete ke bahasa inggris kita yang buat sendiri atau emang ada jasa penerjemahnya ?
    transkip nilai dari sma itu yang buat pihak sekolah atau jasa penerjemah juga ?

  2. mau tanya, anda ikut KGSP-U lwt univ? berarti bukan ikut yg saringan kedubes ya? caranya daftar yg lwt univ itu gmn ya? apa sama kalo daftar lwt kedutaan? thks.

  3. Maaf mau nanya. Udah 2kali ya nyoba program KGSP-U? Itu kan diminta transkrip nilai SMA kan? Terus kamu ngasihnya transkrip nilai kelas 3 aja atau mulai dari kelas satu? Terimakasih sebelumnya🙂

    • Iya tapi tahun 2011 ikut lagi jd nya 3 kali😀 Saya kasih transkrip kelas 1- 3, biar nggak boros duit buat bayar jasa penerjemah tersumpah ada baiknya kamu minta sekolahmu buat raport bahasa inggris tentunya yang buat ya kamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s