THE RAID, Film Anak Bangsa yang Mendunia

Image

Image

Akhirnya setelah hampir 4 bulan sejak pertengahan Desember saya baru ada waktu buat nge-post lagi. Kalau dibilang nggak ada waktu, kesannya bohong ya hhaha Lebih tepatnya perpaduan antara kesibukan dan rasa malas. Masuk tahun baru banyak sekali catatan kesuksesan yang harus saya gapai di tahun 2012 dan kesemuanya lah yang membuat saya hibernasi dulu. Tahun 2012 juga saya mulai aktif untuk mengikuti lomba, seleksi, organisasi dan mencoba belajar pencak silat hhehe. Ngomong-ngomong tentang pencak silat, saya mau bahas tentang film THE RAID. Pastinya kalian sudah tahu mengenai film THE RAID yang berhasil mengangkat nama Indonesia melalui seni bela diri dan budaya pencak silat. Kalau kalian nggak tahu bener-bener nggak gaul hhaha. Sebetulnya ini bukan kali pertama pencak silat di filmkan, sebelumnya sudah ada film MERANTAU yang memperkenalkan adat di sumatera barat tentang merantau dan aliran silat harimau minangkabau. Kesemuanya dari rumah produksi Merantau Films yang disutradarai G. H. Evans dan diproduseri oleh Ario Sagantoro. Saya sangat berterima kasih sama orang bule ini, jika tidak ada dia mungkin tidak akan ada film berkelas dunia seperti MERANTAU dan THE RAID yang mengangkat seni bela diri dan budaya Indonesia. Mungkin kalian sudah tahu kan awal mulanya Mr. Gareth tertarik dengan pencak silat sampai-sampai dia membuat film dokumenter tentang pencak silat dari berbagai daerah dan perguruan silat di Indonesia hingga akhirnya dia memutuskan untuk mengangkatnya ke layar lebar. Dari perjalanannya juga lah dia bertemu dengan sesosok pria berwajah tampan dan jago silat yang nantinya dikemudian hari akan menjadi aktor laga dunia, tidak lain dan tidak bukan adalah Iko Uwais.

ImageKembali ke film THE RAID. Film yang dibintangi oleh Iko Uwais, Yayan Ruhian, Donny Alamsyah dan salah satu atlet judo Indonesia, Joe Taslim sukses meraih beberapa penghargaan internasional, diantaranya 36th Toronto International Film Festival 2011 (Cadillacs Peoples Choice Award untuk kategori Midnight Madness), Jameson Dubin International Film Festival 2012 (The Best Film sekaligus Audience Award), dan Festival Film Sundance 2012 sebagai karya yang disukai pihak panitia Sundance. Selain itu, Sony Pictures membeli hak distribusi untuk memasarkan film THE RAID (namanya diganti dengan THE RAID: REDEMPTION) diantaranya ke pasar Amerika, Kanada dan Australia dengan turut menggaet Mike Shinoda (Linking Park) dan Joseph Trapanese (Thron: Legacy) untuk menggarap scoring music buat nambahin popularitas. Terbukti film bener-bener terasa hidup berkat mereka. THE RAID juga masuk dalam jajaran 50 film action terbaik sepanjang masa versi situs khusus film-film dunia, IMDb. Tidak berhenti disitu saja, THE RAID berhasil masuk dalam deretan 20 Box Office America. Dan masih banyak lagi hal yang membanggakan dari film ini.

ImageTHE RAID juga masih hangat dibicarakan di berbagai media, salah satunya Twitter yang hampir tiap hari berturut-turut setelah premiere pada 23 Maret 2012 menjadi TT (Trending Topic) di Indonesia bahkan pernah menjadi TT di LA. Para pemain nya juga kerap kali muncul di program TV sebagai bintang tamu seperti di Dahsyat, Bukan 4 Mata, program acara di TV One, Metro TV dan masih banyak lagi sampai-sampai Iko Uwais baru-baru ini jadi bintang tamu di Comedy Project hhaha sepertinya aktor satu ini lagi bersinar terang ya😀 dan saya sangat menantikan OVJ mengundang para pemain THE RAID juga hhehe

ImageFilm THE RAID menceritakan sekelompok tim SWAT atau lebih tepatnya kita sebut pasukan khusus saja atau densus 88 hhaha yang berjumlah 20 orang. Mereka ditugaskan secara rahasia untuk menyerbu markas penjahat kelas kakap yang dipimpin oleh Tama (Ray Sahetapy) di gedung tua berlantai 30 yang selama ini tidak pernah tersentuh oleh aparat penegak hukum. Gedung ini menjadi tempat perlindungan bagi para buronan polisi, pemerkosa, pencuri, anggota geng dan berbagai jenis penjahat lainnya. Namun misi mereka tidak berjalan lancar karena diketahui oleh anak buah Tama. Hal ini membuat situasi semakin sulit dimana Tama memerintahkan semua penghuninya untuk menyerang tamu yang tak diundang itu dengan imbalan free rent seumur hidup sehingga membuat mereka terkunci di gedung tersebut dan sangat tidak mungkin bisa keluar. Salah satu cara untuk bisa keluar adalah dengan menangkap dan menyandra Tama.

Jujur saya baru tahu film ini dari grup The Vampire Diaries Indonesia, 10 hari sebelum premier-nya. Karena saya seorang movie freak dan penasaran banget dengan film THE RAID yang berhasil menjadi film Indonesia pertama masuk dalam pasar Amerika. Saya langsung ngobrak-ngabrik youtube buat ngelihat trailer dan potongan adegannya. Sumpah, saya merinding bukan main, baru pertama saya melihat film Indonesia yang beginian dan bener-bener brutal banget. Tidak cukup hanya menonton di youtube, saya beranjak ke google buat melihat popularitas film ini. What I got? Banyak sekali yang berbicara mengenai film ini. Wahhh saya bener-bener ketinggalan ya.

Image

Tiket nonton The Raid

Tanggal 23 Maret pun tiba namun saya memutuskan untuk menonton besoknya saja karena yang namanya premiere ditambah film Indonesia yang berkelas dunia pasti bakal antri panjang ni hhehe dan di hari itu juga saya cek di Twitter ternyata jadi TT Indonesia dan banyak sekali komentar positif mengenai film ini. Saya makin nggak sabar buat nonton dan keesokan harinya setelah parade tambang saya bersama teman-teman nonton THE RAID di cinema21 PIM. Ketika menonton saya sempat berpikir ini bener-bener film Indonesia ya? Saya speechless banget bagaimana bisa Indonesia membuat film sekeren ini dan that’s truth, this is real Indonesia film dengan cast-nya 99% orang Indonesia😀 Dari menit awal sampai akhir, film THE RAID membuat jantung saya berdegub dan keringatan karena adegannya brutal dan koreo nya bener-bener amazing. Ternyata fight choreographer nya adalah Iko Uwais dan Yayan Ruhian #wowwww Baru pertama kali saya melihat histeria dari para penonton yang gila sampai-sampai bertepuk tangan berulang kali, pokoknya siru banget hhaha dan baru pertama kali saya tidak nafsu buat makan pada saat nonton di bioskop. Itu bukan karena adegan brutal nya yang mengocok perut ya tapi filmnya nggak ngasih kesempatan buat saya untuk santai menyicipi makanan di tengah jantung saya yang dag dig dug hhehe Selepas nonton film ini, malamnya saya berselancar ke dunia maya buat download behind the scenenya kemudian menyusul download interview mereka di Midnight Madness.

Overall film ini memang truth violence action dan sangat pantaslah buat masuk box office walaupun alur ceritanya tidak begitu kompleks atau sederhana seperti film Merantau. Oke segitu dulu ya buat referensi filmnya, saya sangat merekomendasikan film ini untuk ditonton dan sangat wajib di tonton khususnya di bioksop ya bukan nunggu bajakannya karena bangsa yang baik adalah bangsa yang menghargai kreativitas bangsanya sendiri. Saya malah berniat buat nonton yang kedua kalinya hhehe

FYI: Berikut akun twitter official dari The Raid, @THERAIDMOVIE, @iko_uwais, @YayanRuhian, @Joe_Taslim, @ghuwevans

Berikut Trailer untuk film THE RAID,

dan part of scenes nya,

Best regards,

@Kgs_Dedi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s