11 Hari Berpetualang di Korea PART #3 (Korea I’m Coming)

Sabtu, 7 Juli 2012 adalah hari dimana petualangan saya dimulai dan untuk pertama kalinya meninggalkan tanah air tercinta. Sesuai travel itinerary, penerbangan saya menuju Kuala Lumpur dijadwalkan jam 13.55 WIB. Saya bangun pagi-pagi buta karena masih belum selesai packing. Ditambah lagi saya lupa untuk membeli botol minum, beberapa snack dan menukarkan sejumlah uang di money changer. Hal hasil saya baru bisa pergi ke bandara jam 12 lewat jadi bisa dibilang agak telat. Pada saat keberangkatan, saya diantar oleh Cek Wiwin, Kak Angga, Ujuk Hasan dan Nadia (Bahasa Palembang: Cek = kakak perempuan, Ujuk = Paman). Sayangnya orang tua saya dan Cek Dina tidak turut mengantar karena ada urusan di Lahat sedangkan Cek Yani tak tahu jelas alasannya tapi walaupun begitu saya tetap semangat.

Baru sampai di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II hampir jam 1 kemudian bergegas ke counter untuk cek in dan membayar airport tax sebesar Rp100.000. Sebelum ke lantai 2 menuju bagian imigrasi, saya berpamitan terlebih dahulu dengan Cek Wiwin, Kak Angga dan Nadia dari balik kaca jendela. Alhamdulillah proses imigrasi lancar dan segera masuk ke ruang tunggu. Di ruang tunggu saya segera menghubungi orangtua dan saudara saya untuk berpamitan dan meminta do’a untuk keselamatan saya. Belum lama di ruang tunggu, semua penumpang disuruh masuk ke pesawat Air Asia AK1303. Ohhh iya saya lupa duduk di bangku nomor berapa tapi yang jelas nggak duduk di deket jendela hhehe

Saya, Kairuman dan ayuknya di LCCT

Alhamdulillah pesawat terbang dan landing dengan mulus di lapangan penerbangan LCC Terminal Malaysia pada jam 16.20 (Malaysia Time). Saya segera turun dan pergi munuju bagian imigrasi. Belum sampai di bagian imigrasi, saya bertemu dengan Khairuman teman SMA saya bersama ayuknya (Bahasa Palembang: ayuk = sebutan untuk wanita yang lebih tua dari pada kita). Hmm dunia itu sempit ya hhaha Ternyata dia diundang menjadi presenter perwakilan Unpad di salah satu universitas di Malaysia. Kemudian kami pergi bersama ke bagian imigrasi. Alhamdulillah proses imigrasi lancar dan bergegas untuk mengambil bagasi. Setelah itu ngobrol dan berfoto sebentar lalu mereka pergi.

Di bandara saya bener-bener bingung mau ngapain, saya harus menunggu selama 8 jam lebih untuk penerbangan selanjutnya ke Korea pada jam 01:00. Bodohnya saya lupa untuk membeli kontak listrik kaki tiga yang bisa dipakai di Malaysia. Hal hasil, saya harus menghemat batere hape. Mau main notebook pun nggak mungkin karena baterenya sudah soak jadi hanya bisa bertahan 10 menit saja.

Pada saat saya duduk dan asyik bermain hape di hall check in untuk penerbangan internasional sekitar jam 18.00 lewat, tiba-tiba datang seorang pria yang mengaku berasal dari Brunei dan dia bertanya kepada saya dimana information center. Saya langsung jawab bahwa saya nggak tahu. Lalu dia bertanya saya dari mana? Saya bilang dari Indonesia. Pria tersebut dengan antusiasnya bilang kalau sekarang dia lagi nunggu penerbangan ke Indonesia dan memulai basa basinya. Kemudian dia meminta saya untuk memperlihatkan mata uang Indonesia. Entah kenapa saya dengan bodohnya dan seperti kehilangan akal (istilahnya di gendam) mengambil dompet dan memperlihatkan isinya. Dia pun segera mengubek-ngubek isi dompet saya tapi entah kenapa saya hanya bisa berdiam diri. Lalu dia segera pamit untuk pergi.

Beberapa menit kemudian saya seperti tersadarkan diri dan langsung memeriksa isi dompet. Saya hanya bisa terdiam dan mengucap Astagfirullah ber kali kali ketika mengetahui bahwa saya telah kehilangan $100. Saya tetap berpikir positif mungkin saya lupa bahwa sudah memindahkannya ke tempat lain. Kemudian saya segera masuk ke toilet dan memeriksa dompet, kantong, tas, dan koper tetapi hasilnya nihil. Sontak saya lemas dan mata mulai berlinang setelah menyadari bahwa $100 itu telah hilang dan diambil oleh pria itu. Saya hanya bisa menyalahkan diri sendiri dan bertanya-tanya dalam hati apa salah saya kepada-Mu sehingga memberikan cobaan ini kepada ku ya Allah😦

Segera saya memberi kabar dan menceritakan kejadiannya sama Cek Wiwin. Cek Wiwin  shock dan memberikan sugesti positif untuk mengikhlaskan uang itu dan saya harus lebih berhati-hati. Cek Dina dan Ibu pun mengirim saya SMS untuk bisa sabar dan ikhlas. Tapi saya tidak bisa mengikhlaskannya karena uang saya yang tersisa hanya cukup untuk kebutuhan saya selama disana dan hanya mampu untuk membeli oleh-oleh seadanya untuk keluarga sendiri. Jadi saya nggak bisa belanja untuk diri sendiri dan membeli oleh-oleh untuk keluarga-keluarga yang lain dan juga teman saya. Karena perihatin dengan kondisi saya maka Ibu, Ayah, Cek Wiwin dan Cek Dina tidak mengharapkan oleh-oleh yang penting saya bisa pulang dengan selamat. Terima kasih banyak buat keluarga saya, saya pasti berusaha untuk sehemat mungkin sehingga dapat menyisihkan uang untuk membeli oleh-oleh buat kalian. Walau sudah kehilangan $100, saya harus tetap semangat. Lalu saya segera pergi ke food garden yang berada dekat dengan tempat penungguan bus untuk makan malam dan menunggu sampai jam 10 malam lewat. Kerjaan saya selama menunggu cuma ngemil, dengerin lagu dari i-Pod dan membayangkan diri berada di Korea hhaha Saya sangat merekomendasikan food garden sebagai tempat untuk istirahat karena tempatnya nyaman dan insyallah aman serta ada colokan buat charge. Disitu juga ada makanan yang dijual dengan harga yang murah untuk ukuran bandara dan KFC juga ada.

Sekitar jam 11 kurang saya segera pergi ke counter untuk check in dan berjalan ke bagian imigrasi. Alhamdulillah proses imigrasi lancar. Sialnya jaket tambang yang menjadi kebanggan buat Teknik Pertambangan Unsri resletingnya macet jadi lama banget memperbaikinnya. Kemudian bergegas duduk di depan ruang tunggu. Selagi menunggu saya pun kontak-kontakan lagi dengan Ibu, Cek Wiwin dan Cek Dina padahal batere tinggal beberapa persen lagi dan membuka buku percakapan Bahasa Korea sederhana. Pada jam 00:20 barulah semua penumpang tujuan Korea Selatan dengan penerbangan D7506 dipersilahkan untuk masuk ke ruang tunggu Gate T 18. Wahhh ternyata semua penumpang dominan orang Korea dan ruang tunggunya sangat dingin. Finally sekitar jam 00:40 semua penumpang dipersilahkan untuk menaiki pesawat Air Asia X yang berukuran besar, panjang dan sayapnya lebar atau mungkin tiga kali dari ukuran pesawat biasanya.

Ketika mencari kursi saya berdo’a agar kursinya dekat jendela dan Alhamdulillah betapa senangnya, ternyata Seat 44K berada di dekat jendela sebelah kanan. Ketika di dalam pesawat saya diselimuti rasa haru karena nggak percaya kalau saya berada di pesawat yang akan mengantarkan saya ke negara impian.

15 thoughts on “11 Hari Berpetualang di Korea PART #3 (Korea I’m Coming)

  1. Tuk yang berminat ke Busan, Seoul lebih asyik di musim bunga Cherry berbunga yaitu antara Minggu ke 3,4 dan awal April asyik deh keren dan cuaca juga sedang untuk orang Indonesia antara 5- 17 derajat C.Asyiiik deh

  2. Mantappp, kata kata terakhir nya … ‘Saya berada di peswat yang akan membawa saya ke negara impian’ haha nangis juga baca nya … Btw ini postingan udah bertahun tahun tp aku baru baca sekarang ahakk .. Boleh minta email nya?

  3. Bener2 seneng bacanya..
    Walaupun bukan q yg ke sana, rasanya ikut deg2an
    wah jdi gx sabar buat k sana, smoga ada kesempatan..amin
    semangat^^

    • Maaf kemarin laptop saya agak bermasalah tapi alhamdulillah nggak ada kerusakan apa-apa dan skrg kembali normal, …

      Malem ni bakal saya lanjuti kok, tenang saja kalau bisa sampai hari terakhir hhehe Insyallah besok atau lusa sudah saya post, mohon tunggu. O iya kemungkinan postingan Korea sebelumnya bakal banyak saya perbarui jadi silahkan dibaca kembali kalau berkenan besok atau lusa ya.

      Terima kasih sudah berkunjung🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s